07/02/2026
KENDARI, SULAWESI TENGGARA –
Sebuah tragedi memilukan menimpa seorang anak perempuan berinisial NS (8) yang sehari-hari membantu keluarganya dengan berjualan tisu di pinggir jalan di Kota Kendari. Insiden itu terjadi pada Kamis malam, 29 Januari 2026, di perempatan lampu merah PLN Wuawua, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Kadia.
Korban dilaporkan ditabrak dan terlindas alat berat jenis loader yang sedang melintas di kawasan tersebut, sehingga mengalami luka fatal dan meninggal dunia di lokasi kejadian
Peristiwa ini kemudian menjadi viral di media sosial setelah sebuah video memperlihatkan sang ibu menangis histeris sambil menggendong jenazah anaknya. Dalam rekaman itu, terdengar sang ibu dengan suara bergetar menyatakan bahwa anaknya di suruh pergi berjualan tisu karena di rumah mereka tidak ada makanan — bahkan tidak ada nasi untuk dimakan.
“Saya suruh pergi jual tisu karena mau makan, tidak ada nasi. Anakku Najwa, ko tinggalkan mi mama. Najwa sadarko ini mama,” ujar sang ibu dengan tangis yang mengiris hati.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polresta Kendari menyatakan bahwa alat berat dan operatornya berinisial ZA (36) telah diamankan dan kasusnya kini naik ke tahap penyidikan. Polisi juga menegaskan bahwa kejadian itu bukan tabrak lari — namun menurut keterangannya, operator mengaku tidak menyadari telah melindas korban sampai akhirnya diketahui.
detikcom
Kecelakaan ini menyita perhatian publik karena menunjukkan realitas keras yang dihadapi anak-anak kecil di jalanan, serta memicu keprihatinan luas atas kondisi sosial ekonomi keluarga miskin yang terpaksa melibatkan anak mereka dalam kegiatan berisiko demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
cr suara desa dan detik