21/12/2023
*disclaimer,,,,kami hanya mencoba menceritakan pemikiran dan pengalaman kami,,,,TIDAK untuk menyalahkan pihak satu dan lainnya, semoga bisa kita jadikan pelajaran bersama.....
Beberapa waktu belakang ini,
Saya selalu mendapatkan cerita pemborong kabur, kontraktor kabur, Proyek baru 60% ditinggal gitu aja.
Terkadang, kita juga harus buka mata dan melihat pahitnya bagaimana fakta pada sebuah keadaan yang telah terjadi.
Memang,,, terkadang kontraktor/pemborong pemula biasanya menggampangkan sebuah angka. Nilai yg terlihat besar, padahal itu kecil untuk membuat sebuah bangunan dengan spek standard bahkan mungkin tidak cukup.
Entah mereka yang kabur / lari sebelum selesai, tidak detail dalam perhitungan atau memang mereka paham hal tersebut dan sengaja merencakan di tengah progress berjalan untuk meninggalkan pekerjaannya karena kepepet tidak dapat proyek.
Tapi juga harus dipahami bersama, sebagai pemilik bangunan yang sudah menabung berhari-hari, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, membuat bangunan tidaklah murah.
Membutuhkan dana yang cukup besar, apalagi harga material yang cenderung naik tidak pernah turun, pekerja dengan pengalaman, juga tidak mungkin dibayar dengan upah yang minim.
Banyak kasus yang kami temui, menganggap nilai yang sudah di tabung, mereka beranggapan cukup besar dan bisa untuk membangun, padahal masih jauh dari kata cukup untuk mencapai bangunan yang standard.
Jangan sampai, dengan kondisi tersebut menjadikan anda untuk memaksakan keadaan membangun rumah/bangunan lain,,,, karena ada potensi proyekmu gak selesai lohhh...
Biaya membangun murah pasti jadi bangunan kok,,,
Tapi apa sesuai yg kalian inginkan ?
Apakah bangunannya SNI ?
Apakah sesuai dengan kebutuhan ?
Yuk, mulai sekarang lebih teliti dan hati" Lagi,,,
Kami sebagai kontraktor sama susahnya seperti anda, calon klien kami.
โ Kami susah cari klien yang bertanggung jawab dengan pembayaranya lancar,,,,
โ Anda pasti susah juga cari kontraktor yang bertanggung jawab penuh sampai proyek anda selesai,,,,
Dan teman-teman kontraktor juga pemborong diluar sana, beranilah tolak pekerjaan yang memang budgetnya tidak cukup, dari pada nambah jelek nama Kontraktor dan Pemborong di Indonesia.