13/05/2026
Setelah recovery, tanah dan pohonnya kelihatan sehat dan subur.
Sejak 2015 kami full menggunakan pupuk sintetis, namun ditahun 2022 dan 2024 ternyata banyak trouble. Dari pohon yang kurang subur hingga susah berbunga ketika di boster.
Awalnya kami mengira pohonnya sudah terlalu tua dan salah penanganan. Namun setelah direplanting pun hasilnya tetap sama. Kemudian kami pun mengalihkan fokus ke penyembuhan tanahnya. Tentu dengan berbagai cara dan metode.
2025 menjadi titik balik, dimana kami mulai memutuskan untuk hijrah ke sistem organik, walaupun tidak sepenuhnya. Kebetulan sudah menemukan cara dan metode berkebun berkelanjutan, dimana pupuk yang diberikan tidak perlu banyak dan sudah bebas dari kegiatan penyiraman. Bahkan target kami dalam road map kebun ini nantinya tidak perlu lagi pakai pupuk alias kebun ini bisa bikin pupuk sendiri tanpa input dari luar. Jadi tidak perlu banyak input.
Untuk pestisida dan fungisida, untuk saat ini masih menggunakan sintetis, namun itupun jika ada kasus kasus tertentu saja alias sangat jarang. Namun target ke depannya memang full pestisida dan fungisida nabati. Setelah itu target selanjutnya adalah kebun yang tidak perlu sumprat semprot lagi, baik sintetis maupun nabati. Kami tahu itu berat, namun kami mulai berproses ke arah sana.
Tujuannya satu, yakni memproduksi pangan yang aman dan meminimalkan input. Sehingga kebun bisa berjalan secara mandiri.