17/07/2021
Yuk mengenal apa itu katana ?
Katana (ε) atau dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai pedang samurai[1] (sering disingkat menjadi "samurai" saja) adalah pedang panjang Jepang (daitΕ, ε€§ε), walaupun di Jepang sendiri ini merujuk pada semua jenis pedang. Katana adalah kunyomi (sebutan Jepang) dari kanji ε; sedangkan onyomi (sebutan Hanzi) karakter kanji tersebut adalah tΕ. Ia merujuk kepada pedang satu mata, melengkung yang khusus yang secara tradisi digunakan oleh samurai Jepang.
Katana (ε)
Jenis : Pedang
Negara asal :Jepang
Sejarah produksi : Diproduksi Zaman Muromachi (1392β1573) sampai sekarang
Spesifikasi : Panjang Bilah
Sekitar 60β73 cm (23.6β28.7 inci)
Katana biasanya dipasangkan dengan wakizashi atau shΕtΕ, bentuknya mirip tetapi dibuat lebih pendek, keduanya dipakai oleh anggota kelas kesatria. Kedua senjata dipakai bersama-sama disebut daishΕ, dan mewakili kekuatan sosial dan kehormatan pribadi samurai. Pedang panjang dipakai untuk pertempuran terbuka, sementara yang lebih pendek dipakai sebagai senjata sampingan (side arm), lebih cocok untuk menikam, pertempuran jarak dekat, dan seppuku (suatu bentuk ritual bunuh diri yang menggunakan pedang pendek yang disebut tanto).
Pedang yang lebih pendek seperti tanto tidak hanya digunakan oleh laki-laki, tetapi juga digunakan oleh perempuan sebagai alat pertahanan yang dapat digunakan untuk menikam musuh saat dalam keadaan terdesak.
Katana terutama digunakan untuk memotong,dan diutamakan dipakai dengan dua pegangan tangan. Berbeda dengan kebanyakan pedang dari negara manapun, Katana memiliki cara peletakan yang berbeda pada pinggul pemakainya, tidak seperti pedang lain yang menyandang pedang dengan mata pedang mengarah ke bawah, katana justru sebaliknya, mata pedangnya mengarah ke atas, ini dimaksud untuk mempermudah seorang samurai dalam melakukan aktivitasnya, termasuk sumpah darah, cukup dengan menarik sedikit saja gagang pedang dan menggoreskan ibu jari pada mata pedang. Sementara seni praktis penggunaan pedang untuk tujuannya semula telah usang, kenjutsu dan laijutsu beralih menjadi seni beladiri modern.
*Sumber Wikipedia*