19/10/2026
30 Hari Belajar Affiliate Shopee dari Mentor Affiliate.
****
Siang ini aku baru saja menamatkan video tutorial Shopee Affiliate dari Hendra Setyo.
Buat kamu yang pengin mulai cari cuan sampingan tapi sering minder duluan karena persaingan tahun ini makin gila, review ini wajib banget kamu simak sampai habis.
​Ternyata, banyak pemula babak belur di Shopee Affiliate karena asal comot video dan terjebak fomo tanpa strategi matang. Padahal, kalau kamu masuk tanpa arah, yang ada cuma capek bikin konten tapi dompet tetap kering karena salah langkah dari awal.
​
Berikut langkah yang bisa kamu ikuti dan praktekkan :
​Langkah 1:
Jangan tunda pendaftaran akun kamu sekarang juga.
Masuk ke aplikasi Shopee, pilih menu 'Saya', lalu cari opsi Shopee Affiliate Program untuk mulai mengisi data diri serta akun media sosial utama kamu.
​Pastikan akun media sosial kamu sudah aktif dan tidak terlihat seperti akun palsu. Hal ini krusial agar proses peninjauan dan persetujuan dari pihak Shopee bisa berjalan jauh lebih mulus tanpa hambatan berarti.
​
​Langkah 2:
Segera urus kepemilikan NPWP sebagai syarat pencairan komisi. Walaupun kamu tetap bisa mulai membuat konten meski belum punya NPWP, uang komisi kamu bakal tertahan dan belum bisa ditarik ke rekening pribadi.
​Jadi, anggap proses pembuatan NPWP ini sebagai investasi jangka panjang. Sambil kamu giat memproduksi konten harian, urusan administrasi perpajakan ini juga harus segera diselesaikan agar hasilnya tidak sia-sia.
​
​Langkah 3:
Kuasai fondasi dasar pembuatan konten video secara konsisten. Banyak pemula langsung ambruk mentalnya karena mengabaikan teknik public speaking dasar serta cara penyampaian yang enak dilihat dan didengar audiens.
​Ingat, kamu wajib membuat konten original yang minimal memperlihatkan produknya dicobakan secara langsung. Jangan biarkan video kamu terlihat kaku, terbata-bata, atau asal jadi demi mengejar kuantitas semata.
​
​Langkah 4:
Mulai memproduksi konten dari barang-barang yang sudah ada di rumah. Kamu tidak perlu pusing memikirkan modal besar atau sampel mahal di awal perjalanan, manfaatkan saja perkakas atau benda harian yang tersedia.
​Bulatkan tekad dan lawan rasa malas karena dunia content creation itu berat buat yang tidak terbiasa. Jadikan proses awal ini sebagai sarana melatih mental dan membiasakan diri di depan kamera.
​
​Langkah 5:
Terapkan konsistensi upload video dengan jumlah yang masuk akal. Untuk pemula yang belum punya centang oren, pasang target aman sekitar 3 sampai 7 video per hari secara disiplin dan teratur.
​Jangan terburu-buru memaksakan diri mengunggah puluhan video jika kualitas dasarnya masih berantakan. Fokuslah membangun ritme kerja yang sehat agar mental kamu tidak cepat habis terkuras di tengah jalan.
​
​Langkah 6:
Lakukan riset produk secara teliti sebelum mulai membuat konten. Cari produk dengan jumlah kompetitor yang masih wajar namun memiliki riwayat penjualan yang stabil agar peluang komisi kamu makin terbuka.
​Jangan cuma ikut-ikutan produk pasaran yang sudah terlalu jenuh dimainkan kreator lain. Pintar-pintarlah membaca situasi pasar supaya usaha keras kamu membuahkan hasil cuan yang setimpal.
​
***
​Setelah merenungkan semua bedah materi tadi, aku sadar kalau sukses di affiliate itu murni soal ketahanan mental dan konsistensi belajar, bukan sekadar jalan pintas cepat kaya.
​Nah kalau kamu sendiri, apa tantangan paling berat yang bikin kamu masih ragu buat mulai bikin konten affiliate sekarang?
Cerita di kolom komentar yook.
sumber :
Http://www.youtube.com/watch?v=EkpRxNRbsB8