30/09/2026
Mengapa setiap Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional karena pada tanggal 2 Oktober 2009, batik Indonesia secara resmi diakui oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) sebagai Warisan Budaya Takbenda Miras Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity).
Momen Bersejarah di Abu Dhabi
Keputusan bersejarah tersebut ditetapkan pada Sidang ke-4 Komite Antar Pemerintah tentang Warisan Budaya Takbenda yang berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. UNESCO menilai batik Indonesia memenuhi kriteria utama:
✅ Pengayaan Budaya: Memiliki simbolisme dan filosofi mendalam yang melekat kuat pada siklus kehidupan masyarakat Indonesia (mulai dari kelahiran, pernikahan, hingga kematian).
✅ Tradisi Berkelanjutan: Teknik, motif, dan ilmu pembatikan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.
✅ Identitas Budaya: Batik memuat nilai toleransi, keberagaman motif antar-daerah, serta persatuan bangsa.
Apa tujuannya Tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional.
Tujuan utama penetapan peringatan nasional ini adalah:
✅ Meningkatkan Kesadaran: Mendorong masyarakat Indonesia untuk terus melestarikan, mencintai, dan bangga mengenakan wastra Nusantara.
✅ Penguat Identitas Bangsa: Menjadikan batik sebagai pemersatu bangsa dan pembeda positif di mata dunia internasional.
✅ Pemberdayaan Ekonomi Perajin: Menggerakkan ekosistem industri kreatif, perajin lokal, dan UMKM batik di seluruh daerah.
Oleh karena itu, setiap tanggal 2 Oktober, seluruh elemen masyarakat—mulai dari instansi pemerintah, sekolah, hingga pelaku swasta—diimbau untuk mengenakan batik sebagai bentuk apresiasi dan kebanggaan nasional.
Yuk! Intip motif Batik Wastra dan Kriya di Seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Jangan Lupa! pakai BATIK INDONESIA ya 🙏