28/03/2023
_*Selamat Jalan Nak...*_
_Salam kami untuk keluarga dan masyarakat di Alor NTT..._
Setelah sholat isya, 3 pemuda Alor NTT ini, pamitan liburan pulang ke tanah kampung halamannya, mereka adalah Firmansyah, Jamaluddin dan Bahtiar, meminta izin liburan ramadhan tahun ini bisa pulang kampung, karena mereka sudah 9 tahun, ada yang 10 tahun, bahkan 11 tahun belum pernah menginjakkan kembali kakinya di tanah kelahirannya, pulau baranusa NTT.
Tentunya, ini sebuah perjalanan indah dan megharukan, dan terasa memuncaknya kerinduan yang begitu mendalam kepada keluarga dan teman main saat kecil di kampung halamannya, setelah sekian tahun mereka belajar di PPYD Al-Ikhlas.
Tentunya mereka pulang bukan sekedar pulang, tapi ada "oleh-oleh" dan kabar baik untuk keluarganya, diantaranya mereka sudah menghafal Al-Qur’an 23 Juz, ada yang lihai beladiri dan pernah meraih juara 2 diajang tingkat nasional, dan juga tentunya mereka bisa ceramah dan bagus bacaan Al-Qur’annya, belum lagi kisah sedih harunya saat mereka kecil meninggalkan kampung halaman untuk menuntut ilmu di Singosari Malang.
Abi Zubair, selaku Mudir PPYD Al-Ikhlas memberikan "bekal" pesan penting kepada mereka, diantaranya adalah, "kalian bikanlah yang terbaik, tapi jadilah orang yang mampu memberikan perubahan baik di masyarakat, mulai dengan sikap dan adab kalian yang baik, syukur kalau bisa mengajak orang lain dengan kebaikan, jagalah diri kalian sebagai pribadi santri, yakni menjaga ibadah kalian dan s**a bersilaturrahim kepada para kerabat, dan jaga pergaulan dengan masyarakat. InsyaAllâh akan menjadi daya tarik kebaikan, bukan malah sebaliknya, santri tidak jauh beda dengan mereka yang belum belajar agama." Jelasnya
Selain misi dakwahnya, Mereka pulang juga punya berkomitmen untuk membawa "kader" estafed dakwah ke PPYD Al-Ikhlas, atas apa yang mereka rasakan dalam s**a dukanya menapak tangga kehidupan di lembaga pendidikan PPYD Al-Ikhlas. Sehingga harapannya nanti akan lahir para kader dakwah, khususnya dari daerah Indonesia Timur.
Semoga "misi" pulang kampung mereka mendapatkan sambutan baik dari masyarakat dan mendapatkan kemudahan dan kelancaran dalam menyampaikan dakwahnya.